info@pm.unida.ac.id
info@pm.unida.ac.id

Kunci Kebahagiaan Dalam Hidup Seorang Mukmin

Ilustrasi Kebahagiaan

PROGRAM STUDI PERBANDINGAN MADZHAB UNIDA GONTOR

Kebahagiaan merupakan perasaan senang tenteram (bebas dari segala hal yang menyusahkan diri). Suasana perasaan seperti itu, dapat dirasakan oleh seseorang ketika ia mendapatkan suatu hal yang diinginkannya dalam hidup.

Diantara salah satu pemikir Islam yang memiliki pandangan tentang kebahagiaan adalah al Imam Al Ghozali, dimana beliau memandang bahwa kebagaiaan bahagia atau kebahagiaan merujuk pada istilah sa’adah, yang berhubungan dengan dua dimensi eksistensi dunia dan akhirat. Dari pandangan ini sudah jelas bahwa, kebagiaan yang dimaksud bukan hanya kebahagian di dunia yang bersifat sementara, akan tetapi kebahagian di akhirat yang kekal.

Dalam Al Quran terdapat beberapa ayat yang menjelaskan tentang kebahagiaan, diantara ayat tersebut adalah sebagai berikut:

  1. QS. Ar Ra’d (13) : 29

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰبٍ ٢٩

Yang artinya : Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

Ayat ini menjelaskan bahwa kebahagiaan di dunia dan akhirat dapat diraih dengan iman kepada Allah swt, Malaikat-MalaiktaNya, Kitab-KitabNya, Rasul-RasulNya, Hari Kiamat, dan Taqdir baik dan buruknya. Dan mengerjakan amal sholeh atau kebajikan semasa hidup. Mereka itu adalah orang-orang yang senantiasa mengingat Allah swt, dan merasakan perasaan tenang, tenteram dalam hati tatkala mengingat Allah, Mereka itu lah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dari Tuhannya.

2. QS. Al A’la (87) : 8

وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرٰىۖ ٨

Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat).

Dalam ayat ini, dijelaskan bahwa kebahagian dalam kehidupan akhirat dapat diraih oleh seseorang tatkala ia senantiasa memberikan nasehat-nasehat berupa peringatan kepada orang-orang yang lain. Dan meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah swt.

3. QS. Al Lail (92) : 7

فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ ٧

Artinya : Maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan ( kebahagiaan ).

Seseorang akan mencapai sebuah kemudahan (Kebahagiaan) dalam hidup, ketika ia senantiasa memberikan hartanya di jalan Allah swt, dan senantiasa takut kepada Allah swt.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan semoga kita dapat menuai kebahagian di dunia dan akhirat. AMIN

Leave a Reply

Sekilas PRODI Perbandingan Madzhab

Program Studi Perbandingan Madzhab UNIDA Gontor lahir pada tahun 1990. Program Studi ini bertujuan untuk mencetak sarjana muslim yang piawai dalam ilmu hukum islam dan hukum positif.

Artikel Terbaru

3 Pendapat Ulama Tentang Tawassul
31 March 2021By
Family Gathering Prodi PM
30 March 2021By
Seminar Ilmu Falak II
29 March 2021By

Kalender Kegiatan